Tips Menjawab Pertanyaan Interview Kerja

Persiapkan Diri Sebelum Interview Kerja

Pertanyaan saat interview kerja seringkali membuat kita terjebak dan mebuat bingung bahkan stres menghadapinya. Tetapi, Anda tetap harus menjawab pertanyaan selanjutnya dengan baik dan lugas, karena jawabanmu berpengaruh terhadap penilaian rekruter.

Jika jawaban yang Anda berikan tidak cukup tepat, maka kesempatan untuk di terima bekerja pun makin kecil. Sehingga Anda harus menyiapkan diri dengan baik sebelum menghadapi situasi ini. Pada dasarnya, pertanyaan interview kerja miliki pola yang sama di tiap tiap perusahaan.

Sebagai referensi, yuk pelajari beberapa contoh pertanyaan saat interview kerja dan tips menjawabnya di bawah ini.

Contoh Pertanyaan Interview Kerja dan Jawabannya

Pada umumnya, pertanyaan interview kerja hanya seputar isi dari CV atau curriculum vitae serta pengalaman kerja Anda sebelumnya. Agar Anda lebih siap di dalam menjawab pertanyaan yang diajukan, dibawah ini akan diberikan beberapa contoh pertanyaan saat interview kerja.

1. Bisa Ceritakan Tentang Diri Kamu?

Pertanyaan ini seringkali muncul di perusahaan mana pun. Kesempatan ini sebaiknya kamu pakai untuk mempromosikan diri dan menjelaskan kenapa kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.

Kamu dapat memperkenalan diri secara singkat mengenai background pendidikan dan pengalaman kerja. Usahakan untuk fokus menceritakan perihal kepribadianmu yang terkait bersama dengan pekerjaan, atau ketertarikan terhadap bidang tertentu. Sebisa mungkin untuk tidak terlalu banyak menceritakan perihal pengalaman yang telah dicantumkan di CV.

Contoh jawaban:

“Perkenalkan, nama saya Dini Andriani. Lulusan S1 Akuntansi berasal dari Universitas DEF. Selama kuliah, saya sukses memenangkan lebih dari satu kompetisi debat bahasa Inggris dan aktif berorganisasi di dalam klub bahasa Inggris.

Sebelumnya, saya pernah magang sebagai finance and accounting di perusahaan X sejak bulan Maret hingga Agustus 2021. Kemudian, di perusahaan Y sejak November 2021 hingga  Mei 2022.

Dari pengalaman tersebut, saya punya pengetahuan seputar finance and accounting secara komprehensif, dilengkapi bersama dengan latar belakang akademik saya, yakni Akuntansi.

Saya sangat menyukai pekerjaan yang berkaitan dengan angka dan ketelitian, sehingga saya percaya posisi ini sangat cocok dengan minat saya. Saya harap, saya mampu berkontribusi  dengan baik untuk perusahaan ini dengan kapabilitas dan pengalaman yang saya miliki.”

2. Mengapa Kamu Tertarik Bekerja di Posisi Ini?

Anda dapat menjawab pertanyaan ini dengan menyatakan pengalaman kerja atau magang yang mirip dengan posisi yang anda lamar. Tetapi, jika Anda merupakan fresh graduate tanpa pengalaman, maka Anda dapat menyatakan kapabilitas yang Anda miliki dan kaitkan  dengan job description posisi tersebut.

Hindari jawaban seperti:

“Karena saya butuh uang.” atau “Karena hanya posisi ini yang dibuka, jadi saya lamar.”

Contoh jawaban:

“Saya melamar di posisi ini karena latar belakang pendidikan dan pengalaman yang saya miliki sesuai dengan posisi tersebut. Selain itu, saya juga miliki minat yang tinggi untuk mampu bekerja di perusahaan ini, sehingga besar harapan saya untuk dapat berkarir di sini.”

3. Apa yang Kamu Ketahui Tentang Perusahaan Ini?

Dalam hal ini, perekrut ingin mengetahui seberapa jauh kamu mengenal perusahaan. Sebelum interview, pastikan Anda telah melakukan riset secara singkat tentang profil, visi, misi, dan latar belakang perusahaan yang Anda lamar.

Contoh jawaban:

“Perusahaan ini bergerak di bidang distribusi piping dengan visi misinya, yakni menjadi perusahaan distributor sistem perpipaan terbaik di Indonesia.”

4. Kontribusi Apa yang Bisa Kamu Berikan untuk Perusahaan?

Anda dapat menjawab pertanyaan ini dengan menceritakan pencapaian yang relevan  dengan posisi tersebut. Jika Anda belum memiliki pengalaman kerja, Anda dapat menceritakan pengalaman di organisasi saat Anda kuliah dan menghubungkannya dengan pekerjaan secara profesional.

Contoh jawaban:

“Saat di perkuliahan, saya pernah menjalankan project untuk membantu para pengusaha UMKM dalam membuat laporan keuangan yang baik dan benar. Dari project tersebut, saya sukses meningkatkan pendapatan penjualan mereka dan membuatkan template pembukuan sehingga arus kas mereka dapat terkontrol dengan baik. Jika saya diterima di perusahaan ini, saya akan berkontribusi untuk membuat laporan yang rinci sehingga dapat dipertanggungjawabkan bagi pihak perusahaan dan eksternal.”

5. Apakah Kamu Bersedia untuk Bekerja Lembur?

Pertanyaan ini biasanya menjebak yang dapat mempengaruhi pekerjaan Anda nantinya di perusahaan tersebut. Usahakan untuk menjawab dengan jujur sesuai dengan kebolehan kerja yang Anda miliki.

Contoh jawaban:

“Saya bersedia bekerja sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh kantor. Saya juga fleksibel untuk sesekali bekerja lembur jika memang dibutuhkan dengan kompensasi yang sesuai.”

6. Apa Rencana Kamu 3-5 Tahun ke Depan?

Anda dapat menjawab pertanyaan ini dengan realistis dan jujur mengenai rencana karirmu tiga hingga lima tahun ke depan. Pertanyaan ini kebanyakan agar perekrut dapat melihat apakah tujuanmu sejalan dengan rencana perusahaan di kemudian hari.

Contoh jawaban:

“Saya berencana untuk dapat jadi manajer akuntansi. Saya yakin bahwa saya dapat mengembangkan kebolehan dan potensi yang saya punya sepanjang beberapa tahun berkarir, sesuai dengan target dan rencana perusahaan.”

7. Apa yang Kamu Harapkan dalam Bekerja di Perusahaan Ini?

Anda dapat mengatakan harapan jika Anda lolos dan dapat bekerja di perusahaan tersebut. Jawablah dengan jujur, realistis, dan spesifik sehingga perusahaan dapat mencukupi harapan tersebut.

Contoh jawaban:

“Saya berharap dapat meningkatkan kebolehan yang saya punya dengan lebih baik dengan perusahaan ini. Berdasarkan deskripsi pekerjaan yang telah saya baca sebelumnya, perusahaan ini menawarkan bermacam pelatihan bagi karyawannya untuk mengembangkan kemampuan mereka. Oleh sebab itu, saya tertarik dengan posisi X di perusahaan ini.”

8. Bagaimana Kamu Menghadapi Situasi yang Sulit?

Anda dapat menyatakan kemampuan yang Anda punya untuk memecahkan suatu kasus sehingga perekrut menyadari kemampuan interpersonal Anda.

Contoh jawaban:

“Pada pengalaman kerja sebelumnya, saya dulu mengalami kesulitan didalam membuat laporan keuangan. Jadi, saya berusaha untuk bertanya kepada karyawan yang mempunyai pengalaman dan mencari penyelesaian paling baik untuk kasus tersebut. Selain dapat menyelesaikan masalah, saya juga mendapatkan koneksi baru dengan kemampuan yang lebih tinggi.”

9. Bagaimana Cara Kamu Memotivasi Diri Sendiri?

Jelaskan tanggung jawab yang Anda hadapi dan hubungkan dengan hal yang memotivasimu. Dengan begitu, perekrut dapat lebih tertarik karena Anda merupakan kandidat yang punya ambisi penuh.

Contoh jawaban:

“Pengalaman saya sebelumnya mengharuskan saya untuk bekerja dengan minim kesalahan. Hal ini membuat saya selalu fokus terhadap hasil pekerjaan. Oleh sebab itu, saya memiliki motivasi ketika sukses meraih suatu target dan goals yang saya buat.”

10. Berapa Gaji yang Kamu Harapkan?

Jika Anda merupakan seorang fresh graduate, riset lebih dahulu kisaran gaji pada posisi yang Anda lamar. Selain itu, ketahui besaran UMP dan UMR wilayah kerjanya, dikarenakan UMR tiap wilayah berbeda-beda. Sebutkan nominal yang cocok dengan kapabilitas dan kebutuhan hidup Anda. Sehingga gaji yang di tawarkan nantinya tidak lebih rendah dari UMR dan ekspektasi sebelumnya.

Contoh jawaban:

“Berdasarkan hasil riset saya, rata-rata gaji untuk posisi ini di Jakarta berkisar pada 4 juta sampai 5 juta rupiah. Dengan kapabilitas dan pengalaman yang saya miliki, ekspektasi saya di kisaran 5 sampai 6 juta. Semoga Bapak/Ibu berkenan untuk mempertimbangkannya.”

Tips Menjawab Pertanyaan Interview Kerja

Proses interview kerja merupakan kesempatan bagi Anda untuk mempromosikan diri dan menarik hati HRD atau user. Kesempatan ini akan membuktikan bahwa Anda adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.

Berikut ini beberapa tips untuk menjawab pertanyaan saat interview kerja:

1. Jawab Pertanyaan dengan Jujur

Saat interview, Anda bakal berhadapan dengan lebih dari satu pertanyaan yang tricky dan menjebak. Usahakan untuk tetap menjawab semua pertanyaan dengan jujur dan profesional. Tunjukkan bahwa Anda serius dan percaya dengan kekuatan Anda pada posisi yang Anda lamar.

2. Sampaikan Jawaban dengan Jelas dan Tidak Bertele-tele

Saat perekrut menanyakan tentang gaji atau harapan yang Anda idamkan dari perusahaan, jawablah dengan tenang, jelas, dan tidak bertele-tele. Sebutkan apa saja yang Anda idamkan kalau bekerja di perusahaan dan jelaskan kontribusi yang bakal Anda berikan setelah harapan Anda terpenuhi.

3. Pahami Pertanyaan dengan Baik

Meski perekrut mengajukan banyak pertanyaan sulit dan menjebak, Anda harus selalu  tenang dan jelas dalam menjawabnya. Oleh sebab itu, pahami tiap-tiap pertanyaan dengan baik sehingga Anda dapat lebih mudah menyebutkan apa yang perekrut inginkan dari pelamar.

4. Jelaskan Value yang Bisa Kamu Berikan untuk Perusahaan

Anda dapat membuktikan kepada perekrut bahwa Anda adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut. Jelaskan value yang dapat Anda berikan untuk perusahaan secara realistis, tetapi masih relevan dengan tujuan perusahaan. Kadang, jawaban yang realistis bakal lebih menarik daripada jawaban yang dibuat sempurna namun tidak nyata.

5. Sampaikan Kelebihan dan Kekurangan Kamu bersama Jelas

Jika perekrut menanyakan tentang berlebihan dan kekurangan yang Anda miliki, sampaikan kelebihan terbaikmu dan berikan solusi dari semua kekuranganmu. Misal, kekuranganmu adalah pelupa sehingga solusi terbaiknya adalah dengan mencatat semua kegiatan yang bakal Anda kerjakan.